Profil IAI

Bahwa para Apoteker Indonesia merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang dianugerahi bekal ilmu pengetahuan dan teknologi serta keahlian di bidang kefarmasian, yang· dapat· dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemanusiaan, bagi peningkatan kesejahteraan rakyat, bagi pengembangan pribadi Warga Negara Republik Indonesia, untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Bahwa Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia merupakan satu-satunya organisasi para Apoteker Indonesia, yang merupakan perwujudan dari hasrat murni dan keinginan luhur para anggotanya, yang menyatakan untuk menyatukan diri dalam upaya mengembangkan profesi luhur kefarmasian di Indonesia pada umumnya dan martabat anggota pada khususnya.

Nama Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia ditetapkan dalam Kongres VII Ikatan Apoteker Indonesia di Jakarta pada tanggal 26 Februari 1965 dan merupakan kelanjutan dari Ikatan Apoteker Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 Juni 1955, untuk jangka waktu yang tidak ditentukan

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia mempunyai fungsi :

  • Sebagai wadah berhimpun para Apoteker Indonesia.
  • Menampung, memadukan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi Apoteker Indonesia.
  • Membina para anggota dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan Profesi Farmasi dan IPTEK kefarmasian

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia mempunyai Tugas Pokok :

  1. Mengadakan serta menyelenggarakan program kegiatan melalui pertemuan  ilmiah yang bersifat lokal, nasional dan internasional;
  2. Mengadakan dan membina hubungan dan kerjasama dengan organisasi nasional yang berkaitan dengan kefarmasian, kedokteran dan organisasi internasional serupa;
  3. Meningkatkan mutu pelayanan anggota kepada kemanusiaan dan masyarakat luas;
  4. Memantapkan peran anggota dalam usaha :
    • Melindungi masyarakat terhadap pencemaran profesi, bahaya narkotika dan penyalahgunaan obat-obatan.
    • Pengawasan kesehatan lingkungan, pemanfaatan dan pengamanan obat-obatan, makanan, minuman, kosmetika serta obat tradisional.
  5. Memberikan advokasi kepada anggota berkaitan dengan masalah  yurisprudensi;
  6. Mengadakan berbagai kegiatan lain yang dipandang perlu untuk mencapai Visi dan Misi Organisasi

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia mempunyai Lambang, Bendera dan Hymne. Lambang atau Atribut Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Ular dan Cawan berwarnaMerah di dalam Inti Benzena berwarna Hitam dan di bagian bawahnya tertulis ISFI berwarna Hitam.

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia memiliki Bendera yang terbuat dari kain berwarna Kuning Emas dengan Lambang Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia di tengah-tengah dan Padi berbulir 17 (tujuh belas) serta Bunga-bunga Kapas berjumlah 8 (delapan) di kiri dan kanannya dengan tulisan IKATAN SARJANA FARMASI INDONESIA di bawahnya.

(1) Anggota Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Apoteker Warga Negara Republik Indonesia lulusan Perguruan Tinggi dalam atau luar negeri yang ijazahnya diakui oleh Departemen Pendidikan Nasional, dengan cara mengajukan permintaan menjadi anggota serta memenuhi syarat yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi. Bagi Sarjana Farmasi yang sudah terdaftar sebagai anggota sebelum Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan, tidak gugur keanggotaannya;

(2) Anggota Muda Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Sarjana Farmasi Warga Negara Republik Indonesia lulusan Perguruan Tinggi dalam atau luar negeri yang ijazahnya diakui oleh Departemen Pendidikan Nasional, dengan cara mengajukan permintaan menjadi Anggota Muda serta memenuhi syarat yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan organisasi;

(3) Anggota luar biasa Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Apoteker WNA yang diangkat oleh Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia karena berjasa dalam perkembangan IPTEK Farmasi dan atau profesi kefarmasian di Indonesia;

(4) Anggota Kehormatan Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Warga Negara Republik Indonesia bukan Apoteker atau Sarjana Farmasi, yang diangkat oleh Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia karena berjasa dalam perkembangan IPTEK Farmasi atau profesi kefarmasian di Indonesia